Sidoarjo — BAZNAS dengan Kemenag Sidoarjo, dalam waktu dekat melakukan kerja sama dalam hal pengumpulan dan pendistribusian hasil zakat gaji yang diperoleh.

 

Menurut Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, M Ilhamudin, pimpinan kedua belah pihak telah bertemu dan dalam waktu dekat akan melakukan tanda tangan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU).

 

“Draf MoU sudah kita susun, tanda tangannya kita lakukan pada awal Oktober,” kata Ilhamdudin, Rabu (30/9/2020).

 

Dengan MoU tersebut nanti diharapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di Kemenag Sidoarjo wajib untuk membayar zakat gajinya yang di atas nishab tiap bulan, sebesar 2.5 persen.

 

Karena membayar zakat gajinya lewat BAZNAS Sidoarjo, maka UPZ di Kemenag Sidoarjo itu, kata Ilham, berhak mendapatkan maksimal 70 persen untuk dipakai kegiatan di Kemenag.

 

Dengan wacana itu, maka dana yang bisa dihimpun oleh BAZNAS Sidoarjo dari Kemenag Sidoarjo bisa sampai 90 persen. Sedangkan selama ini dana zakat gaji yang masih bisa dihimpun dari ASN Kab Sidoarjo, masih sekitar 10 persen saja.

 

Sempat dikatakan, dana yang dihimpun oleh BAZNAS Sidoarjo dari internal ASN Sidoarjo tiap bulannya kurang lebih sebesar Rp35 juta.

 

“Semoga MoU ini membawa manfaat. Karena dana yang dihimpun di BAZNAS Sidoarjo ini, didistribusikan kembali kepada warga masyarakat Sidoarjo yang sangat membutuhkan,” pungkas Ilham. (Syaifullah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *