Malang — Kepedulian Pemerintah Kabupaten Malang terhadap nasib anak yatim piatu dan kaum dhuafa di era kepemimpinan HM Sanusi, cukup besar. Buktinya, sebanyak 3.300 yatim piatu dapat bantuan Rp500 ribu per orang setiap tahun. Bahkan, pada tahun 2021 mendatang, nilainya akan ditingkatkan menjadi Rp 1 juta per orang per orang.

 

Bantuan tersebut salah satunya disalurkan saat peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 H di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (7/9/2020).

 

Kegiatan disaksikan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, Ketua BAZNAS Kabupaten Malang, KH Hafidz, dan beberapa perwakilan dari ormas (organisasi kemasyarakatan) Islam seperti Muhammadiyah dan LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia). Pada kesempatan tersebut Bupati Malang, HM Sanusi menyerahkan santunan kepada para dhuafa dan anak-anak yatim piatu.

 

“Tiap tahun dibagikan setidaknya lima ratus ribu rupiah setiap anak yatim piatu. Total ada 3.300 anak yatim piatu, dengan tiap anak dapat lima ratus ribu rupiah pertahun,” katanya. Bahkan pada tahun depan akan ditambah jadi satu juta rupiah setiap orang yang tentunya melewati koordinasi dengan DPRD agar disetujui, lanjutnya.

 

Dia menjelaskan, anggaran yang disiapkan Pemkab Malang tahun 2020 melalui APBD untuk disalurkan ke kaum duafa dan yatim piatu sebesar Rp1,6 miliar. Sedangkan  untuk kegiatan keagamaan Rp2,7 milliar.

 

Pada kesempatan itu, HM Sanusi juga mengingatkan kepada seluruh elemen ASN (aparatur sipil negara) agar mengubah perilaku, utamanya dalam hal pemangkasan anggaran untuk kepentingan pribadi. Dia minta agar tidak ada yang melakukan perbuatan tersebut.

 

“Sudah tidak ada lagi ASN yang melakukan pemotongan anggaran untuk kepentingan pribadi, ” tandasnya. (Syaifullah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *