Blitar — Pemerintah Kota Blitar aktif dalam membantu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menggalang bantuan bagi warga kurang mampu. Terbukti, Rabu (11/9) di Balai Kota Kusuma Wicitra, Plt Wali Kota Blitar, Santoso secara simbolis memberikan bantuan yang terkumpul dari zakat infak dan sedekah (ZIS).

Ada sekitar 290 warga Kota Blitar, penerima bantuan reguler dengan bantuan Rp 500 ribu yang diterimakan tiap tribulan. Kemudian, sebanyak lima orang penerima bantuan rehab rumah yang masing-masing mendapat Rp 4 juta. Dan dua orang mendapat bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta dan Rp 1,5 juta.

“Saya berharap kegiatan ini dapat ditingkatkan dan mengupayakan setiap bulan adanya peningkatan zakat, infak dan sedekah bersumber dari gaji PNS di Kota Blitar,” kata Santoso.

Bantuan BAZNAS di Kota Blitar bersumber dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Blitar. Santoso selaku kepala daerah selalu mendorong kesadaran para ASN ini untuk menyisihkan gajinya ke BAZNAS. Sebab nantinya akan disalurkan ke warga kurang mampu membantu sesama.

“Pegawai negeri di Kota Blitar, saya kumpulkan lalu diceramahi oleh kiai. Dijelaskan kalau kewajiban umat untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah. Sebab tiap gaji itu terselip zakat bagi warga kurang mampu,” ungkap Santoso yang juga pembina BAZNAS Kota Blitar.

Masih menurut Santoso, meski ZIS yang dikumpulkan BAZNAS masih bersumber dari gaji para ASN Kota Blitar ini cukup memuaskan. Bisa dilihat di setiap bulan terkumpul kurang lebih Rp 50 juga hingga Rp 60 juta dari ZIS para ASN ini.

“Tentunya kita berterima kasih pada BAZNAS yang menghimpun dan mendata masyarakat agar bantuan tepat sasaran. Ke depan semoga kegiatan ini terus berjalan dan bisa terus dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya. (FN/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *