Lumajang – Puluhan anak tampak ceria sambil pilih-pilih pakaian di sebuah toko konfeksi di Lumajang. Dengan senyum dikulum mereka bebas menentukan pakaian yang mereka inginkan. Setelah pakaian dipilih,  mereka memberikan barangnya ke  pramuniaga untuk disetor ke kasir.

Ya, rupanya mereka adalah anak-anak yatim yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Lumajang. Mereka mendapatkan voucer belanja dari Baznas Kabupaten Lumajang, Rabu (29/5).

Baznas Kabupaten Lumajang tergolong cukup kreatif. Mereka paham bahwa yang dibutuhkan anak yatim bukan semata-mata makanan dan pakaian yang cukup. Mereka juga butuh hiburan dengan sekali-kali shoping, misalnya.

Untuk itu, Baznas yang diketuai H Atok Hasan Sanusi tersebut membuat pogram yang  disebut OASE (orang  tua asuh sehari).

OASE adalah sebuah program bagi donatur yang sekaligus berperan sebagai orangtua untuk menemani langsung anak yatim berbelanja kebutuhan lebaran di toko.

“Ramadhan kali ini ada 57 anak yatim yang dicakup dalam program OASE. Masing-masing anak yatim mendapatkan voucher belanja senilai Rp 350 ribu,” tutur H Atok.

Sedangkan donatur atau orangtua asuh yang ikut berpartisipasi dalam program OASE kali ini ada 40 orang. Jiwa sosial para donatur ini memang tidak diragukan lagi. Mereka menemani anak yatim belanja seperti menemani anaknya sendiri.

“Ada 40 donatur, ada donatur yang membayar untuk 2 anak yatim,” tambah H Atok.

Ia menambahkan, untuk membelanjakan voucher tersebut, pihaknya bekerjasama dengan 3 toko yang ada di Lumajang. Yaitu toko Lira di Jalan Kyai Ghozali, toko Rezeki Jalan Suwandak, dan toko Kacio Jalan PB Sudirman. Para yatim itupun dibagi ketiga tokok tersebut dalam membelanjakan vouchernya. (Aryudi AR/Syaifullah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *