Aneka cara dilakukan demi memastikan kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan masyarakat kurang mampu. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Memberikan bantuan gerobak usaha di Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Hal tersebut sebagaimana dilakukan Wali Kota Madiun, H Maidi. Dengan mengajak BAZNAS dan sejumlah pejabat setempat, menyapa warga pada kunjungan kerja (Kunker) rangkaian Wali Kota Bersama Rakyat (WBR). Kali ini kegiatan berlangsung di Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (12/12) malam.

Kegiatan yang difokuskan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) setempat itu menghadirkan warga sepuh sebagai pembicara. Seperti gelaran sebelumnya, selalu mengemuka cerita seru lagi menginspirasi.

Seperti kisah Mbah Bibit dan Mbah Las, warga setempat yang menjadi narasumber kunker kali ini. Mbah Bibit yang sudah berusia 87 tahun itu memiliki sepuluh anak. Tiga diantaranya sudah tiada. Namun, nenek ini memiliki 64 cucu dan cicit. Tak heran mengundang decak kagum masyarakat, juga Wali Kota Madiun, H Maidi.

Mbah Las yang sudah berusia 80 tahun memiliki tiga anak. Wali kota langsung mengorek ilmu dari keduanya. Terutama soal rahasia umur panjang keduanya. Formulanya nyaris sama dengan narasumber lalu. Yakni, memperbanyak makan sayur dan menjaga pikiran dan hati untuk menjalani hidup apa adanya.

“Rata-rata sama. Yang sebelumnya juga begitu. Tidak banyak makan daging. Tetapi yang penting tidak menentang alam,” kata H Maidi. Hidup, lanjutnya, memang harus mengalir. Seperti yang dijalani dua nenek tersebut. Tidak pernah tidur larut malam dan beraktifitas sewajarnya.

“Waktunya makan ya makan. Waktunya tidur ya tidur. Jangan menentang alam,” tuturnya. Wali kota berharap, masyarakat mengambil pelajaran dari mereka yang sudah sepuh. Paling tidak dalam mengelola hati dan pikiran. Sebab, dua hal tersebut kerap menjadi sumber penyakit. Tidak perlu neko-neko. Tidak menuntut yang macam-macam. Menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Dengan begitu hidup jadi lebih ringan dan mudah. Dan terpenting, tidak mudah sakit.

“Saya ingin kita semua belajar dari pengalaman hidup mereka yang berumur panjang seperti ini. Bisa berumur panjang dan berkah,” harapnya.

Berbagai kegiatan lain juga digelar dalam acara ini. Kegiatan memang tidak sekadar serap aspirasi dan hiburan. Namun, juga sarana ekspresi dan bermain bagi anak-anak setempat. Berhadiah pula. Bagaimana tidak, wali kota menyiapkan hadiah uang saku bagi anak-anak yang dapat memasukkan bola di ring basket. RTH setempat memang dilengkapi ring basket untuk bermain. Tak heran, antrian panjang anak-anak yang ingin mencoba keberuntungan.

“Nanti setiap RTH atau lapangan di kelurahan akan ditambah fasilitas olahraga. Biar anak-anak semangat beraktifitas di luar ruang. Tidak hanya main HP terus,” ujarnya.

Kegiatan diisi dengan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat. Mulai anak yatim hingga duafa. Pemkot melalui BAZNAS juga memberikan bantuan gerobak usaha.

 

Menginap di Rumah Warga

Program WBR memasuki putaran terakhir di tahun 2019. Kegiatan pamungkas ini berlangsung di Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman. Seperti kegiatan sebelumnya, wali kota bersama seluruh jajaran tinggi dan pimpinan OPD Pemkot mengunjungi rumah warga yang kurang mampu. Bahkan, menginap semalam.

Kali ini, warga yang beruntung rumahnya dikunjungi orang nomor satu di Kota Madiun itu adalah pasutri Andrik Prabowo – Endah Sri Lestari, di Jalan Kiai Jangkung RT 28 RW 9, Kelurahan Josenan.

Sampai di rumah tersebut, wali kota bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi, langsung mengalami Endah dan Andrik. Mereka lantas berbincang. Kemudian, wali kota mengajak mereka untuk menyantap makan malam yang telah disediakan.

Makan bersama walikota dan istri, Endah tampaknya tidak dapat membendung rasa haru. Air mata langsung menetes di pipinya. “Ndak terbayang sebelumnya Pak Wali akan datang ke sini,” ungkap Endah. Meski begitu, Endah mampu menguasai perasaan. Dihapus air matanya. Kemudian melanjutkan makan bersama suami dan putranya.

Sementara itu, wali kota bersama istri melihat kondisi kamar yang akan mereka tempati semalam. Mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun itupun langsung berbaring di kasur tanpa ranjang itu untuk melepas penat sejenak. Tak jauh dari lokasi tersebut, Wakil Wali Kota Madiun, Indah Raya Ayu Miko Saputri, mengunjungi rumah Evander Thimotius Betty. Sedangkan, Sekda Kota Madiun Rusdiyanto bersama istri mengunjungi rumah Supriyanto.

Dalam kunjungan tersebut, wawali dan sekda memberikan bingkisan kepada tuan rumah. Harapannya, kunjungan ini dapat menghibur masyarakat serta menjadi wadah menampung aspirasi masyarakat.

Kegiatan WBR kemudian berlanjut dengan sarasehan di Lapangan Gulun – Ngebrak. Masyarakat juga disuguhi dengan berbagai hiburan menarik. Mulai dari musik dangdut hingga pagelaran Reog. (Ipul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *