Situbondo – Baznas Kabupaten Situbondo tidak berani mematok target besar dalam perolehan dana tahun ini. Pasalnya, tidak sedikit di antara pengurus yang tidak aktif karena sibuk mengikuti kontestasi politik. Sementara rasa lelah usai “bertempur” dalam ajang politik itu masih belum hilang sepenuhnya. Karenanya, mereka memilih lebih realistis.

“Boleh dikata ini masa transisi. Ketuanya (Baznas) sudah lama tidak aktif, dan begitu juga beberapa pengurus lain,” ucap Wakil Ketua Baznas Kabupaten Situbondo, Zaini, beberapa waktu berselang.

Menurutnya, untuk mengelola Baznas dengan baik perlu tenaga dan pemikiran yang memadai. Selain butuh sosialisasi bagi muzakki, juga butuh tenaga yang betul-betul siap untuk mengelola dana Baznas.

“Karena itu, kalau organisasi ingin maju, maka saya rasa perlu revitalisasi pengurus,” ungkapnya.

Untuk tahun ini, Zaini menyatakan tidak punya target pendapatan yang muluk-muluk lantaran personel Baznas belum lengkap. Yakni di kisaran 300 hingga 400 juta rupiah. Kendati demikian, ia mengaku yakin bahwa ke depan, Baznas Situbondo akan besar, tentu saja atas dukungan pemerintah setempat.

“Saya yakin bisa. Kalau daerah lain (bisa maju) kenapa kita tidak?” tandasnya. (Aryudi AR/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *