Bondowoso – Empat bersaudara, yakni Aliya, Alisa, Sifa dan Dela, warga Desa Gubrih Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, bernasib kurang beruntung. Mengapa demikian, mereka luput dari data Badan Amil Zakat (Basnaz) Bondowoso, untuk mendapatkan santunan seperti 500 anak yatim lainnya.

Ny Hanati, nenek yang mengasuh empat anak yatim itu, selama bulan Ramadhan ini tidak ada satu pun dari pihak pemerintah baik daerah maupun desa serta Basnaz datang ke kediamannya untuk mendata.

“Selama bulan Ramadhan ini, tidak ada satu pun yang datang ke sini,” tuturnya pada sejumlah wartawan, Jumat (24/5) di kediamannya.

Ia juga mengaku, ekonomi keluarga mulai berantakan ketika Herman, ayah dari empat anak yatim itu meninggal dunia di rumah sakit sekira tiga tahun lalu. Puani, ibu yang menggantikan posisi sebagai tulang punggung, kerja ke luar kota untuk melunasi utang yang digunakan untuk merawat almarhum saat di rumah sakit.

“Ibu dari empat bersaudara ini ada di Kalimatan. Berangkat kerja tiga bulan yang lalu. Itupun untuk melunasi utang-utangnya,” katanya sambil menjelaskan, untuk menghidupi keempat anak tersebut, bekerja sebagai buruh dengan penghasilan Rp20 ribu.

Mereka berempat, dijatah Rp5 ribu sebagai uang saku sekolah sekaligus uang jajan. Sedangkan dua saudaranya masih belum sekolah.

“Mereka makan tidak tentu, Kadang-kadang dua kali, kadang tiga kali sehari. Tergantung penghasilan yang saya dapatkan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Baznas Bondowoso bagian keuangan, Imam Soerojo Supangkat, mengatakan, bahwa sebelum penyaluran bantuan dari Baznas diberikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan setiap camat. Artinya, semua sudah dikoordinir oleh camat setempat.

“Astagfirullahaladzim, sungguh kami tidak mengetahui hal ini,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, dirinya akan segera mencaikan bantuan kepada keluarga dimaksud. “Kami berjanji, dalam waktu singkat akan menindaklanjuti. Agar mereka mendapat pula santunan dari Baznas,” tandasnya. (PTS/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *