Probolinggo — Sebagai upaya membantu masyarakat fakir dan miskin akibat dari dampak wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Probolinggo mulai mendistribusikan hasil pengumpulan zakat mal berupa 2.500 paket sembako.

Ribuan paket sembako ini diberikan kepada kaum fakir dan miskin se-Kabupaten Probolinggo, setiap desa diambil 7 orang fakir dan miskin. Tiap sembako berisi berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 2 liter, kopi 500 gram, teh 1 bungkus, kecap 1 botol, susu milk 1 kaleng dan makroni 1 kilogram.

“Anggaran setiap paket sembako sebesar Rp 150.000 sehingga total untuk 2.500 paket mencapai Rp 375.000.000,” kata Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil, Senin (6/4).

Menurut Muzammil, pentasyarufan sembako ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergitas fakir dan miskin terdampak Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Nantinya, pendistribusiannya diserahkan kepada kecamatan masing-masing tetapi tidak mengumpulkan orang.

“Jadi nanti masyarakat datang langsung diambil dan pulang. Kami menghindari kerumunan orang sesuai dengan instruksi dari pemerintah untuk mempercepat pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Muzammil menegaskan, pendistribusian sembako ini dilakukan setelah Baznas mendengarkan usulan-usulan dan aspirasi dari masyarakat dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Probolinggo. Terutama dampak dari Covid-19 yang meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah.

“Dengan adanya Covid-19 ini, banyak perusahaan dan pertokoan yang tutup sehingga menyebabkan masyarakat, khususnya dari kaum fakir dan miskin tidak bekerja. Oleh karena itulah, kami berusaha membantu dengan mendistribusikan paket sembako bagi kaum fakir dan miskin. Harapannya bisa membantu mereka yang kesulitan dalam bidang ekonomi,” pungkasnya. (Pro/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *