Lumajang — Nama H Atok Hasan Sanusi, SSos tidak begitu asing di telinga masyarakat Lumajang. Sosok kelahiran Pasuruan 26 Januari 1968 ini, cukup lengket dengan aksi sosialnya seiring dengan kegiatan Baznas di Kabupaten Lumajang yang dipimpinnnya.

Memang, sejauh ini Baznas Kabupaten Lumajang dikenal sebagai salah satu lembaga zakat yang kinerjanya cukup yahud. Sejak didirikan (2001), Baznas Kabupaten Lumajang terus menanjak karena memang dikelola dengan sungguh-sungguh. Sekian kali Lumajang berganti nakhoda, namun nya tetap eksis.

“Kami bertekad untuk terus menjaga eksistensi karena Baznas termasuk salah satu pilar sosial,” ucap H Atok, sapaan akrabnya.

Menurut H Atok, kekompakan pengurus dan semangat untuk terus mengabdi lewat Baznas menjadi kunci penting dalam menjaga tren positif kinerja organisasi yang dipimpinnnya. Ia bertekad semangat itu terus digelorakan di lingkungan Baznas.

“Yang pertama-tama, Baznas kami jadikan ladang pengabdian. Kedua, dalam bekerja kita niatkan ibadah. Itu sebagai pemicu semangat,” ungkapnya.

Tahun ini, penyuluh non PNS Kementerian Agama Kabupaten Lumajang itu menargetkan perolehan Baznas antara Rp 5 hingga Rp. 6 miliar. Angka tersebut meningkat dibanding realisasi tahun lalu yang mencapai Rp. 4,7 miliar. H Atok mengaku yakin target tersebut bisa dipenuhi dengan dukungan segenap pengurus dan semua stakeholder yang ada.

“Insyaallah bisa. Apalagi saat ini Pak Bupati (Thoriqul Haq), komitmennya terhadap Baznas cukup tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, semakin banyak perolehan Baznas, kian banyak pula manfaat sosial yang dirasakan masyarakat. Untuk akuntabilitas dalam peneriman dan pengeluaran zakat, H Atok memastikan pengelolaan dana Baznas dilakukan secara transparan den melibatkan pengawasan publik.

“Jadi penerimaannya berapa dan dari siapa, terus pengeluarannya bagaiamana dan untuk siapa saja, kami umumkan secara transparan, dan bisa dicek,” urainya.

Saat ini, Baznas Kabupaten Lumajang memiliki 165 UPZ (Unit Pelaksana Zakat) yang berasal dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, 21 SMAN/SMKN, BUMD dan swasta lainnya. (Aryudi AR/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *