Lamongan – Sudah hampir satu bulan Kasmadi, seorang tuna wisma asal Lamongan, dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan akibat sakit kanker leher stadium dua yang dideritanya. Kondisi pria 52 tahun yang sebelumnya bekerja sebagai kuli bangunan di Surabaya itu kian memburuk.

Semenjak sakit dan kembali ke Lamongan, Kasmadi meminta tolong kepada Yuniarti Pinto Soebagio, tetangganya di Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Sebab di Lamongan, ia sudah tidak memiliki rumah. Istrinya telah tiada, sedangkan kedua anaknya juga tak tahu entah di mana.

Menurut Yuni-sapaan akrab Yuniarti Pinto Soebagio, Kasmadi merupakan bungsu dari tiga bersaudara. Sementara kedua anak Kasmadi bernama Solikha dan Ilham Ramadan.

“Entah rumahnya sudah di jual atau apa saya kurang tahu. Kemudian Pak Kasmadi bekerja serabutan di Surabaya dan hidup secara berpindah-pindah. Katanya sih kalau tidur numpang dari masjid satu ke masjid lain,” jawab Yuni, Senin (9/12).

Yuni mengatakan sejauh ini pihak pemerintah desa, Puskesmas, Kecamatan, Dinas Sosial, BPJS, Sekda, BAZNAS dan lain-lain sangat kooperatif dalam membantu biaya pengobatan Kasmadi. (JN/Saiful)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *