Malang — Bila ada iktikad baik, maka banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu warga yang kekurangan. Salah satunya dengan menggandeng Baznas untuk memberikan layanan bagi mereka yang sedang tertimpa musibah.

Hal tersebut seperti dilakukan Pemerintah Kota Malang. Lewat Baznas dan keuangan di luar APBD, ternyata bisa memberikan perhatian kepada salah seorang seniman di kawasan setempat.

Adalah Rachmad Budiri atau yang biasa dikenal dengan Budi Ayuga mengalami kecelakaan saat tampil pada Festival Rampal Celaket beberapa waktu lalu. Insiden tersebut menjadi perhatian khusus Wali Kota Malang dengan membesuknya.

Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko berkesempatan menjenguk Budi Ayuga di UGD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang beberapa waktu berselang.

Meski tidak datang secara bersamaan karena padatnya kegiatan dinas, Sutiaji dan Sofyan Edi sama-sama menyampaikan rasa prihatinnya terhadap insiden yang menimpa Budi Ayuga.

“Saya turut bersedih atas kejadian yang menimpa saudara Budi. Pemkot Malang akan membantu dan memberikan fasilitas berupa kemudahan-kemudahan agar yang bersangkutan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” kata Wali Kota Sutiaji yang datang didampingi istri, Hj Widayati Sutiaji.

Ia juga mengatakan bahwa pasien sudah terlayani dan mendapatkan fasilitas dari BPJS secara mandiri, meski beberapa waktu lalu sempat terhambat secara administrasi namun saat ini semuanya sudah difasilitasi.

“Ke depan, Pemkot Malang akan berupaya mencarikan simulasi-simulasi bantuan dari dana non APBD seperti melalui Baznas atau dana jimpitan seribu rupiah perhari agar dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang terkena musibah seperti saudara Budi ini,” tuturnya.

Sutiaji menambahkan bahwa Budi Ayuga merupakan salah satu seniman yang turut serta mengharumkan nama Kota Malang dengan segala kreativitasnya.

“Sehingga sudah sewajarnya jika masyarakat Kota Malang turut mendoakan kesembuhan saudara Budi. Itu menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan kita yang harus dijaga,” ujarnya.

Senada dengan Sutiaji, Sofyan Edi juga menyatakan bahwa pasien harus segera mendapatkan penanganan kesehatan dalam rangka untuk mempercepat proses penyembuhan.

“Pemerintah juga akan membantu terutama untuk perawatan dan pelayanan kesehatannya. Kita juga berkomitmen bahwa seluruh masyarakat Kota Malang harus tercover BPJS,” ujar Sofyan Edi.

 

Apalagi, lanjut Sofyan Edi, Budi Ayuga telah berbuat banyak untuk Kota Malang melalui kreativitas seninya, sehingga selain bentuk reaksi serta respons cepat dari pemerintah, kunjungan juga merupakan wujud kebersamaan serta kepedulian terhadap warga Kota Malang. (Syaifullah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *