Jember — Beberapa waktu berselang, Baznas Jember mendapatkan kabar dari Baznas Provinsi Jawa Timur. Bahwa ada seorang ibu bernama Asiroh dari Banjarmasin yang sakit dan pulang ke Jember. Yang bersangkutan dibantu ambulance oleh Baznas Jatim.

Akan tetapi, setelah perempuan yang tengah sakit ini sampai di rumah keluarga di kawasan Bangsalsari, ternyata justru ditolak. “Soal penolakan keluarga terhadap kehadiran Ibu Asiroh kendati dalam keadaan sakit, ternyata lantaran beberapa sebab,” kata M Misbahus Salam, Rabu (12/12).

Namun demikian, sejumlah ikhtiar dilakukan khususnya oleh Baznas Jember. Berkat kerja sama Baznas dan aparat desa, camat, dan Alim Positif selaku relawan Baznas, akhirnya Ibu Asiroh berhasil dibawa ke RSUD Soebandi Jember.

“Saat ini Ibu Asiroh sedang dirawat,” kata Misbahus Salam yang juga Ketua Baznas Jember.

Dan karena keluarga tidak mau nerima, maka Baznas Jember melakukan koordinasi dengan dinas sosial kabupaten setempat. “Rencana kalau sudah sembuh akan dibawa ke panti jompo,” jelasnya.

Kepada media ini, M Mibahus Salam mengemukakan bahwa kisah ini memberikan banyak pelajaran. “Kejadian ini perlu jadi renungan bagi kita,” ungkapnya.

Silakan dibayangkan kala seseorang tidak berdaya, ditambah jatuh sakit namun keluarga tidak ada bahkan tidak mau menolong. “Semoga kehadiran Baznas selalu dalam ridha Allah SWT,” harap Misbahus Salam. (Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *