Home / Berita Zakat / Berita Daerah / Baznas Gresik Bantu Pasien Deman Berdarah

Baznas Gresik Bantu Pasien Deman Berdarah

Gresik – Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Gresik memberikan santunan untuk korban deman berdarah dengue (DBD). Bantuan diserahkan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di RSUD Ibnu Sina.

Berdasarkan catatan RSUD setempat, saat ini ada 22 pasien yang sedang dirawat inap. Sementara 10 pasien yang lain masih dalah tahap observasi dan pemeriksaan trombosit terus menerus.

Saat mendatangi RSUD Ibnu Sina, ada 12 pasien anak yang sedang terbaring menderita DBD. Sewaktu di ruang sal yaitu ruangan untuk pasien kelas III, Bupati Sambari tampak memberikan bantuan dan juga santunan dari Baznas Kabupaten Gresik.

“Yang sabar bu ya, ibu membawa puteranya ke rumah sakit ini adalah tindakan tepat, agar tidak terjadi keadaan yang lebih parah. Insyaallah kalau segera dibawa ke rumah sakit, penyakit ini segera bisa tertolong” ujarnya, Jumat (25/1).

Mengenai meningkatnya penderita DBD. Bupati Sambari berharap kepada semua warga Gresik, apabila ada anak atau siapapun untuk saat sekarang ini mengalami demam tinggi. Agar segera dibawa ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat.

“Kita ini orang awam, biar dokter atau perawat yang akan menangani apabila ada keluarga kita yang sakit. Di Gresik ini sudah ada 32 Puskesmas dan 74 puskesmas pembantu. Dari jumlah itu, sudah ada 20 puskesmas yang melayani rawat inap,” ungkapnya.

Sementara Dirut RSUD Ibnu Sina, dr Endang Puspitowati, SpTHT menyatakan pihaknya selalu siaga dalam menangani pasien DBD ini. Sesuai yang disyaratkan World Health Organization (WHO) seseorang dapat dikatakan positif DBD dan harus mendapatkan perawatan khusus apabila trombositnya kurang dari 100.

“Apabila ada lonjakan pasien, persiapan kami tak hanya ruangan yang ada ini. Kami sudah siapkan ruangan tambahan yaitu di gedung Ponek yang terletak di Gedung baru. Disana ada 14 tempat tidur yang siap menampung pasien DB,” paparnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik sudah melakukan kewaspadaan sejak Bulan Nopember 2018 lalu. Yaitu dengan memberikan edaran untuk seluruh Puskesmas dan Pustu yang diteruskan sampai RT/RW. Namun jumlah pasien DB tetap masih banyak. Pihaknya juga sudah memanfaatkan survelens dan jumantik untuk menangani hal ini.

“Sesuai data pada petugas kami di Dinas Kesehatan Gresik, jumlah penderita DBD se Kabupaten Gresik mulai awal Januari 2019 sampai pagi ini mencapai 33 penderita. Dibanding bulan yang sama tahun 2018 lalu yang hanya 18 penderita. Sedangkan pada bulan Januari 2017 sebanyak 49 penderita,” pungkasnya. (BJ/Syaidullah)

 

Check Also

Giliran Lumajang dan Pamekasan Kunjungi Baznas Gresik

Gresik – Semakin banyak saja yang ingin belajar kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

kode Chat