Bondowoso — Potensi pendapatan Baznas Kabupaten Bondowoso sesungguhnya cukup tinggi, yakni sekitar Rp6 miliar per tahun. Namun potensi tersebut belum berhasil digali secara maksimal. Bahkan tahun lalu (2018) perolehan Baznas Kabupaten Bondowoso hanya sekitar Rp1 miliar.

“Tahun ini target kami juga tak jauh dari itu, antara satu hingga dua miliar rupiah,” kata Ketua Baznas Kabupaten Bondowoso, KH Muhammad Junaidi di kediamannya, Kamis (25/4).

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa realisasi perolehan Baznas Kabupaten Bondowoso akan meningkat. Apalagi Bupati Bondowoso saat ini (KH Salwa) adalah Ketua Baznas periode lalu. “Sasaran kami untuk muzakki memang PNS di lingkungan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bondowoso,” jelasnya.

Selain PNS, tambah Kiai Junaidi, pihaknya juga akan menyasar para pengusaha. Untuk itu, ia mengaku sudah membentuk tim kecil yang berjumlah 10 orang guna menjadi marketing untuk meningkatkan pendapatan Baznas melalui PNS dan pengusaha.

“Tim kecil itu awalnya tim survei di kami. Tapi nanti akan kami fungsikan juga untuk mensosialisasikan Baznas di Bondowoso. Sebab memang memang perlu penyadaran terus-menerus terkait kewajiban zakat, dan sedekah, khususnya yang lewat Baznas,” tandas kiai kelahiran Probolinggo 1 Mei 1955 itu. (Aryudi AR/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *