Bondowoso – Derita anak yatim kadang tak berujung. Selain kehilangan figur ayah, tak jarang  juga mereka kekurangan sandang pangan. Dalam pandangan Islam, anak yatim sangat istimewa. Bahkan Nabi Muhamnad SAW cukup dakat dan memperhatikan betul nasib anak yatim.

Itulah yang melatar belakangi Baznas Kabupaten Bondowoso memberikan santunan terhadap 500 anak yatim di pendopo Bupati Bondowwo, Rabu (22/5).

Menurut Ketua Baznas Kabupaten Bondowoso, KH Muhammad Junaidi, pemberian santunan tersebut memang seharusnya karena mereka juga mustahik (penerima zakat). Dikatakannya, santunan tersebut diberikan dalam bentuk voucher, agar bisa dibelanjakan langsung di toko yang sudah bekerja sama dengan Baznas. Voucher tersebut, ada dua macam, masing-masing senilai Rp 175.00 untuk pakaian, Rp 75.000 untuk sandal. Selain itu, Baznas juga memberikan uang transport sebesar Rp 50.000. Sehingga total santuannnya Rp 300.000.

“Semoga santunan itu bisa membantu meringankan beban hidup mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, berharap  agar sentunan kepada anak yatim itu, bisa menjadi penyebab kelancaran Baznas dalam menegelola keuangan.

“Kalian harus jadi anak yang semangat, belajar, dan semoga menjadi anak yang bergembira dan berbahagia, khusus di hari Raya Idul fitri nanti,” katanya.

Dari 500 anak yatim penerima santunan,  hanya 100 orang yang santunannya diterimakan di Pendopo Bupati Bondowoso. Selebihnya, diserahkan di Kantor Baznas Kabupaten Bondowoso.

Penyerahan  santunan kepada 500 anak yatim dilakukan oleh  KH Salwa Arifin secara simbolis di Pendopo Bupati Bondowoso. (Aryudi AR/Syaifullah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *